Dengan
penguatan sumber daya baik manusia maupun aset, Perseroan telah membuktikan
adanya nilai kaizen, yaitu suatu usaha terus menerus untuk perbaikan
berkesinambungan terhadap proses yang terjadi dalam sebuah organisasi. Bucking
the Dynamic Trend. Upaya (ketangguhan), pemikiran, semangat, perilaku yang
baik disertai kerja keras, kerja cerdas dan cepat yang mampu memutar balik
tantangan menjadi keberhasilan bagi Perseroan, untuk tetap menghasilkan kinerja
yang positif, serta bergerak maju dengan kekuatan dan kepercayaan. Selanjutnya
Perseroan juga mengembangkan produk-produk pilihan guna menghasilkan
"brands excellence" dan menciptakan peluang pertumbuhan. Seluruh
upaya ini didukung oleh setiap insan TPSF dibawah pimpinan Manajemen yang
memiliki visionari ke depan untuk terus mempertahankan kinerja usaha dan
pertumbuhan berkelanjutan.
Berhasil Guna (Efektif)
Seiring dengan perkembangan masyarakat yang semakin kompleks, standar kualitas/mutu merupakan sebuah tuntutan pasar yang harus mampu dipenuhi oleh Perseroan. Tidak hanya pada produk, standar mutu juga mencakup proses produksi dan pengelolaan sebuah perusahaan. Untuk itu melalui kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM), Perseroan berkomitmen meningkatkan kemampuan SDM dalam melakukan peningkatan mutu pada setiap proses kerja. Guna menjaring aspirasi karyawan, salah satu rangkaian kegiatan GKM meliputi kegiatan sumbang saran (SS). Kegiatan ini merupakan suatu bentuk sumbangan pemikiran, ide, gagasan maupun kreativitas karyawan yang baik bekerja di TPSF untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja.
Seiring dengan perkembangan masyarakat yang semakin kompleks, standar kualitas/mutu merupakan sebuah tuntutan pasar yang harus mampu dipenuhi oleh Perseroan. Tidak hanya pada produk, standar mutu juga mencakup proses produksi dan pengelolaan sebuah perusahaan. Untuk itu melalui kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM), Perseroan berkomitmen meningkatkan kemampuan SDM dalam melakukan peningkatan mutu pada setiap proses kerja. Guna menjaring aspirasi karyawan, salah satu rangkaian kegiatan GKM meliputi kegiatan sumbang saran (SS). Kegiatan ini merupakan suatu bentuk sumbangan pemikiran, ide, gagasan maupun kreativitas karyawan yang baik bekerja di TPSF untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja.
Pada acara GKM Perseroaan tahun 2014, karya berjudul "Efisiensi Energy dalam Memodifikasi Sistem Operational Boiler dari Single Operational menjadi Double Operational dengan Tidak Merubah Sistem Safety yang ada" menjadi karya SS yang mendapat peringkat terbaik. Peringkat kedua dipersembahkan untuk karya SS berjudul "Pendeteksi Dini Pasokan Batu Bara dalam Ruang Bakar dengan Limit Switch di Boiler 1". Peringkat ketiga diraih oleh pemilik karya SS berjudul "Efisiensi Energy, dengan Memodifikasi Sistem Operational dengan tidak merubah sistem safety yang ada".
Ekonomis
- Kinerja dan Strategi
1. TPSFOOD : 121 Kota Jaringan
Distribusi, 181.977 Outlet, 80 Group Distributor
2. TPSRICE : Total kapasitas
produksi sebesar 480.000 ton/tahun, Anggota Aktif PIS Agro (Partnership for
Indonesia's sustainable Agriculture)
3. TPS Palm Oil : Lahan Konsesi 8
(Delapan) perkebunan kelapa sawit seluas 51,199 hektar, Anggota Roundtable on
Sustainable Palm Oil (RSPO), sebuah forum stackholder industri kelapa sawit
dunia yang mendukung pertumbuhan industri dengan tetap menjaga kelestarian
lingkungan dan juga dalam proses mendapatkan sertifikasi Indonesia Sustainable
Palm Oil (ISPO).
4.
SDM / HR : Program
Pengembangan SDM TPS Values dan TPS People We Want
5.
Tujuan Negara Ekspor Baru sebanyak
14 Negara
6.
1.643 Karyawan = 18 Orang Trainer =
56 Batch
Pelaksanaan Kerja dapat dipertanggung jawabkan
Tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap berbagai regulasi dan pedoman tata kelola perusahaan yang telah dirumuskan menjadi salah satu kunci keberhasilan kami dalam menjalankan usaha Perseroan. Kami sangat memahami dan secara langsung merasakan bahwa pelaksanaan prinsip Tata Kelola Perusahaan atau good Corporate governance (GCG) telah membawa pertumbuhan bisnis Perseroan selalu sejalan dengan semua kepentingan pemangku kepentingan. Seluruh jajaran manajemen dan karyawan telah berikrar untuk melaksanakan prinsip GCG dalam setiap proses bisnis dan seluruh aspek pengelolaan Perseroan. Perseroan juga menerapkan prinsip-prinsip GCG dalam setiap tingkatan secara terencana, terarah, dan terukur untuk mencapai GCG yang konsisten dan sesuai dengan praktek bisnis terbaik.
Keberhasilan
kinerja Perseroan dapat kita jadikan indikator bahwa TPSF merupakan Perusahaan yang
dikelola dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik/good Corporate
governance. Kemampuan Perseroan memenuhi regulasi standar pangan berbagai
negara khususnya eropa yang sangat ketat mengantarkan produk-produk TPSF mudah
ditemukan di berbagai negara. Berbagai sertifikasi international Standar
operation yang berhasil diraih juga menjadi salah satu parameter bahwa
Perseroan telah menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. dari hasil
pengawasan rutin, dewan Komisaris menilai bahwa Perseroan memegang teguh dan
konsisten menerapkan prinsip-prinsip GCG yaitu transparansi dan akuntabilitas,
pertanggungjawaban, kemandirian, kesetaraan dan kewajaran. Pelaksanaan GCG di
Perseroan telah terbukti mampu menghasilkan citra positif dan nilai kepercayaan
yang lebih dari stakeholder, pemerintah dan masyarakat.
Pembagian Kerja yang nyata
Berdasarkan hasil supervisi yang dilakukan, dewan Komisaris menilai, seluruh jajaran manajemen telah menjalankan seluruh ketentuan perundang-undangan dan berbagai regulasi terkait perusahaan dan produk yang dihasilkan. dewan Komisaris merekomendasikan kepada dewan direksi untuk terus menjaga konsistensi bahkan meningkatkan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. hal ini sangat penting mengingat penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik merupakan salah satu modal dasar Perseroan untuk terus mencapai kemajuan di masa yang akan datang.
Guna
mendukung pelaksanaan GCG, Perseroan melalui TPS academy, secara konsisten
melakukan serangkaian transformasi organisasi melalui sosialisasi intensif terkait
dengan tujuan, visi, misi, dan value Perseroan, yaitu sosialisasi TPS Values
dan TPS People We Want kepada seluruh karyawan di semua level sesuai dengan
pedoman transformasi Perseroan. Kegiatan ini juga diiringi dengan serangkaian
pelatihan dan workshop. Melalui rangkaian sosialisasi ini, Perseroan ingin
membangun insan TPSF serta pemimpin-pemimpin TPSF yang mampu menghayati dan
menjadikan nilai-nilai hakiki Perseroan sebagai pedoman dalam kegiatan
Perseroan. Upaya transformasi dilakukan tidak hanya dari sisi SDM saja,
melainkan juga dari sisi bisnis. Pada wilayah ini, setiap departemen diharuskan
menentukan target atau goalnya masing-masing. Penentuan target dan tujuan
dilakukan hingga tingkat individu dan juga terhadap proses yang ada di
Perseroan. dengan demikian, setiap insan TPSF diharapkan mampu memahami seluruh
alur bisnis Perseroan sehingga pada akhirnya karyawan dapat memberikan
kontribusi optimal kepada Perseroan sesuai kaidah tata kelola perusahaan yang
baik.
Merujuk pada survei yang dilakukan McKinsey global institute dimana pada tahun 2030 indonesia akan menjadi negara terkuat nomor 7 di dunia dengan jumlah penduduk kelas menengah sebanyak 135 juta dimana dari jumlah tersebut terdapat 113 juta tenaga kerja terampil. dengan sumber daya ini, pada tahun tersebut 86% Produk domestic Bruto indonesia akan disumbangkan oleh 71% penduduk indonesia. Seiring dengan laju pertumbuhan kelas menengah yang cukup pesat, permintaan terhadap berbagai jenis makanan olahan modern diprediksi akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Merujuk hasil riset GAPMMI, tingkat penjualan domestik yang mengalami pertumbuhan rata-rata 6% pertahun menunjukkan bahwa potensi pasar yang belum teroptimalkan masih sangat besar. data diatas menunjukkan bahwa terdapat potensi besar bagi pelaku industri olahan khususnya makanan dan minuman. Untuk itu, guna meraih berbagai peluang yang ada, Manajemen telah merumuskan berbagai strategi untuk mencapai pertumbuhan bisnis di masa-masa yang akan datang. Kami juga optimis dengan masa depan TPS rice. Perseroan berharap pada tahun 2020 TPS rice dapat memenuhi kebutuhan konsumsi di indonesia dengan marketshare sebesar 5%, ekuivalen dengan sekitar 2 juta ton beras. Kami akan terus melanjutkan strategi yang telah kami rumuskan. Konsistensi dalam melakukan branding berbagai produk, memperluas jangkauan penetrasi ke pasar lokal dan global, merupakan bagian dari strategi kami di tahun 2015. Selain itu, Perseroan juga akan melanjutkan pertumbuhan non-organik melalui beberapa aksi perusahaan seperti joint Venture, alliance, Co-Branding, OEM, dan berbagai rencana strategis lainnya.
Dari Efisiensi diatas bisa diambil beberapa nilai-nilai hakiki yang diterapkan pada TPSF yaitu :
1.Integritas : Konsistensi
antara tindakan dengan nilai, prinsip dan keyakinan.
2.Budaya Disiplin : Tanggung
jawab yang dipenuhi dalam suatu kerangka kerja dan kerangka waktu.
3. Kekuatan suatu Kelincahan :
Kemampuan menjadi besar dan kecepatan bergerak.
4.Kerjasama Tim : Interaksi,
koordinasi dan komunikasi dalam mencapai tujuan.
5.Perbaikan berkesinambungan : Kaizen, usaha terus menerus untuk memperbaiki proses yang
terjadi dalam sebuah organisasi.
Reference
:
- Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, 2014 Annual Report, http://www.tigapilar.com/images/annual_report/AR_2014_PT_Tiga_Pilar_Sejahtera_Tbk.pdf , diakses pada tanggal 26 Januari 2016
- Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, http://www.tigapilar.com/ , diakses pada tanggal 26 Januari 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar