Minggu, 15 Januari 2017

Pertanyaan Seputar Pengantar Telematika-3


    1. Jelaskan bagaimana proses komunikasi antara user dengan mesin (perangkat telekomunikasi dan komputer) sehingga user dapat mengakses layanan telematika!
    2. Apa fungsi dasar hukum (UU ITE) yang digunakan apabila ada penyalahgunaan dalam layanan telematika, jelaskan!
3. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan layanan telematika!

Jawab :
1.      Komunikasi menggunakan media Kabel dan Nirkabel (wireless)
a.      Komunikasi Data Menggunakan Kabel
Kabel merupakan salah satu jenis media transmisi Guinded yang mentramisikan sekaligus memandu arah pengiriman  data.Komunikasi data berbasis kabel memungkinkan untuk dilakukan jika jarak antara pengiriman dan menerima tidak terlalu jauh dan berada dalam area local.yang sering dijumpai adalah telepon kemudian juga jaringan computer area local (LAN)

b.      Media Transmisi Nirkabel
      Tidak semua jaringan berhubungan menggunakan kabel.Ada diantaranya menggunakan Wireless.LAN yang menggunakan Wireless menggunakan Frekuensi radio,inframerah ataupun sinar laser untuk berkomunikasi diantara work station,file server ataupun hub gelombang radio.Jaringan model Wireless ini sangat baik untuk computer Laptop atau computer  remote untuk berkoneksi  ke LAN.Wireless juga mengantukan apabila disebuah gedung sanngat sulit dalam memasang jaringan.

Penggunaan jaringan untuk komunikasi data dengan menggunakan wireless ini mempunyai beberapa kelemahan sebagai berikut:
- Biaya implementasi yang cukup mahal
- Tidak aman,dan riskan terhadap interferensi cahaya dan listrik
- Transfer data lebih lambat dibandingkan  dengan pengguna kabel

2.      Secara umum, materi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik mengacu pada beberapa instrumen internasional, seperti UNCITRAL Model Law on eCommerce dan UNCITRAL Model Law on eSignature. Bagian ini dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat umumnya guna mendapatkan kepastian hukum dalam melakukan transaksi elektronik.

3.      Faktor Penyebab
a.       Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang teknologi dan fungsinya sehingga secara tidak sadar telah menyalahgunakan teknologi yang dapat berdampak pada dirinya, masyarakat dan alam
b.      Kurangnya kesadaran masyarakat.
Kesadaran akan Teknologi yang berkembang memang sangat penting, teknologi membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan cepat. Tetapi diluar itu karena teknologi juga kondisi masyarakat berubah, contohnya kejahatan / penipuan (papa minta pulsa, penipuan undian berhadiah dan sebagainya).
c.       Keingintahuan yang kuat yang mengesampingkan nilai nilai moral.
Biasanya masyarakat banyak menelan informasi mentah-mentah dan menyebarkannya kemudian menjadi viral dan ternyata berita tersebut ternyata HOAX.
d.      Kecanduan
Manusia kalau sudah kecanduan teknologi 24 jam pun mereka akan selalu didepan layar computer / HP, alhasil kurang sosialisasi terhadap dunia luar. Ini terjadi juga pada saat kumpul bersama keluarga / teman maka banyak orang yang asyik terhadap gadgetnya.
e.       Kurangnya nilai, moral dan etika dalam menggunakan teknologi.
Kebanyakan yang menjadi factor ini kebanyakan adalah anak-anak ABG yang sedang asyik-asyiknya mengenal teknologi, mereka kalau memposting , share sesuatu selalu kurang sopan.


Rahmadi, “Makalah Proses Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi”, http://madi-cmos.blogspot.co.id/2012/04/makalah-proses-kerja-teknologi.html, diakses pada tanggal 15/01/2017.
“Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik”, https://id.wikipedia.org/wiki/Undang-undang_Informasi_dan_Transaksi_Elektronik., diakses pada tanggal 15/01/2017
Anonim, “Penyalahgunaan IPTEK dalam kehidupan masyarakat”, http://pikirankodok.blogspot.co.id/2012/10/penyalah-gunaan-ipteks-dalam-kehidupan.html, diakses pada tanggal 15/01/2017.

Rabu, 28 Desember 2016

Review Jurnal "ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM BERBASIS DU PONT SYSTEM & FUZZY LOGIC"

1. Latar Belakang Teori
    Di era perdagangan pasar modal yang semakin kompetitif, menuntut perusahaan untuk melakukan pembenahan secara intensif, khususnya terhadap laporan keuangan perusahaan. Karena hampir sepenuhnya kekuatan dasar fundamental perusahaan tertumpu pada faktor keuangan. Bahkan laporan keuangan perusahaan akan berdampak terhadap saham yang beredar dan yang diperjual belikan setiap harinya (listed share) di dalam perdagangan pasar modal. Hal tersebut juga akan menuntut para investor akan lebih berhati – hati dalam melakukan investasi saham terhadap perusahaan. Dengan menggunakan analisa du pont system, kesehatan keuangan perusahaan dapat ditentukan dengan bertumpu pada nilai ROE (Return on Equity) yang dihasilkan. Du pont system merupakan suatu cara yang paling efektif dan banyak digunakan dikalangan industri guna mengukur kesehatan keuangan perusahaan.
    Sedangkan sistem yang nantinya akan dibangun diharapkan memberikan suatu rekomendasi keputusan atau Decision Support System (DSS) dengan menggunakan metode fuzzy logic. Metode fuzzy logic dapat atau mampu menangani sebuah bentuk data yang berupa ambigous dengan menghasilkan sebuah output keputusan.

2. Tujuan Penelitian

     Tujuan dari penelitian serta implementasi sistem ini nantinya adalah memberikan kemudahan kepada perusahaan untuk mengendalikan laporan keuangannya serta sebagai salah satu alat tolak ukur terhadap investor yang nantinya ingin berinvestasi saham.

3. Metode

    Untuk dapat mengimplementasikan sistem ini nantinya, maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Studi Literatur Mempelajari buku-buku dan media internet tentang du pont system dan metode fuzzy logic untuk membantu menyelesaikan sistem.
  2. Perancangan Melakukan perancangan aplikasi dan konfigurasi serta integrasi antara data dengan sistem. 
  3. Uji Coba Dilakukan uji coba untuk menguji apakah sistem integrasi ini benar-benar berjalan sesuai yang diharapkan 
  4. Evaluasi Dari hasil rangkaian uji coba dan penggunaannya maka akan dievaluasi untuk pengembangan selanjutnya.

4. Hasil dan Pembahasan

    Sudah dijelaskan dari awal bahwa laporan keuangan perusahaan yang menggunakan du pont system dengan bertumpu pada nilai ROE ini memiliki nilai ketidakpastian, sehingga nilai dari perhitungan ini nantinya akan digolongkan kepada variabel input dan diolah kedalam kategori input fuzzy. Karena kenaikan nilai ROE pada setiap tahunnya belum tentu akan membawa dampak yang positif, mengingat terdapat pengklasifikasian nilai ROE dalam mengukur kesehatan suatu perusahaan. Dimulai dari mendapatkan kategori dari laporan keuangan, adapun laporan keuangan perusahaan yang digunakan adalah laporan keuangan yang diterbitkan perusahaan selama 1 tahun sekali sebagai investor update. Adapaun laporan keuangan yang digunakan di dalam penelitian ini nantinya adalah menggunakan data dengan periode 2005 – 2007 yang diterbitkan setiap tanggal 31 Desember atau akhir tahun oleh perusahaan pemegang saha, dimana dari laporan keuangan pada tahun 2005 akan digunakan menganalisis harga saham pada tahun 2006, sedangkan laporan keuangan 2006 akan digunakan menganalisis harga saham pada tahun 2007 dan seterusnya. Berikut adalah laporan keuangan periode 2005 – 2007 dari masing – masing perusahaan yang nantinya akan kami gunakan sebagai bahan analisis.

    Adapaun dari data nilai ROE masing – masing perusahaan tersebut di tahun atau periode yang berbeda nantinya akan dikelompokkan ke dalam kategori kurang sehat, cukup sehat dan sehat. Adapaun perusahaan dikategorikan kurang sehat apabila nilai ROEnya kurang dari 11 (sebelas), kategori cukup sehat nilai ROE berkisar antara 11 (sebelas) sampai 16 (enambelas), sedangkan kategori sehat nilai ROE berkisar antara 16 (enambelas) sampai 30 (tiga puluh) (Eugene Lieb & Joanne K. Gillease: 2006). Dengan mengacu kepada data laporan keuangan diatas yang bertumpu pada nilai ROE, dimana dari data tersebut yang nantinya akan kami lakukan proses fuzzifikasi ternyata terdapat beberapa perusahaan yang nilai ROEnya mencapai diatas 30 (tiga puluh) bahkan hampir mencapai 60 (dua kali lipatnya). Jadi hal tersebut mempengaruhi atau menambah kategori pengklasifikasian nilai ROE baru yaitu masuk ke dalam kategori sangat sehat. Proses pengelompokan nilai ROE tersebut ke dalam kategori berdasarkan nilai fire strength yang didapat dari hasil proses fuzzifikasi. Jadi setelah data kami dapatkan dan nilai range dari masingmasing kategori nilai ROE sudah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah dengan membentuk membership function dari nilai ROE yang mengacu kepada data diatas. Adapun fungsi keanggotan atau membership function tersebut dapat digambarkan dengan kurva bahu sebagai berikut.









ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN SEBAGAI  DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM BERBASIS DU PONT SYSTEM & FUZZY LOGIC
Achmad Zakki Falani
Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Sistem Komputer, Universitas Narotama Surabaya zakki_falani@yahoo.com, achmad.zakki@narotama.ac.id

http://ejournal.narotama.ac.id/files/1%20-%20Paper%20zakki%20-%20Analisis%20Laporan%20Keuangan%20Perusahaan%20Sebagai%20Dasar%20Pengambilan%20Keputusan%20Investasi%20Saham%20Berbasis%20Du%20Pont%20System%20dan%20Fyzzy%20Logic.pdf

Minggu, 30 Oktober 2016

Sistem Cerdas ? Why Not

Pengertian Sistem Cerdas
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligent, AI) telah menjadi wacana umum yang sangat penting dan banyak dijumpai. Kecerdasan Buatan atau Sistem cerdas atau Intelegensi Buatan atau Artificial Inteligence merupakan cabang terpenting dalam dunia komputer. Komputer tidah hanya alat untuk menghitung, tetapi diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bias dikerjakan oleh manusia. Manusia mempunyai pengetahuan, pengalaman dan kemampuan penalaran dengan baik, agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus dibekali pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar.

       Sejarah Sistem Cerdas
Artikel ilmiah pertama tentang Kecerdasan Buatan ditulis oleh Alan Turing pada tahun 1950, dan kelompok riset pertama dibentuk tahun 1954 di Cimegie Mellon University oleh Allen Newell and Herbert Simon. Namun bidang Kecerdasan buatan baru dianggap sebagai bidang tersendiri di Konferensi Darthmouth tahun 1956, di mana 10 peneliti muda memimpikan mermpergunakan computer untuk memodelkan bagaimana cara berfikir manusia. Hipotesis mereka adalah “Mekanisme berfikir manusia dapat secara tepat dimodelkan dan disimulasikan pada computer digital” dan ini yang menjadi landasan dasar Kecerdasa Buatan.
Beberapa program AI yang mulai dibuat pada tahun 1956-1966, antara lain :
a.       Logic Theorist, diperkenalkan pada Darmouth Conference, program ini dapat membuktikan teorema-teorema matematika.
b.      Sad Sam, di program oleh Robert K. Lindsay (1960). Program ini dapat mengetahui kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam Bahasa inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah percakapan.
c.       ELIZA, di program oleh Joseph Weizenbaum (1967). Program ini mampu melakuka terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa pertanyaan.


Contoh Sistem Cerdas :
CORTANA
Cortana adalah asisten virtual yang ditanamkan ke dalam Windows Phone 8.1. Fitur ini mirip dengan Google Now dan Siri milik Apple. Nama Cortana berasal dari seri permainan video Halo, yang merupakan permainan eksklusif di Xbox dan Windows. Cortana dapat membantu pengguna untuk mengatur jadwal, memahami suara natural tanpa harus memaksa pengguna untuk memasukkan perintah tertentu, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan informasi yang diperoleh dari Bing, misalnya memperoleh informasi keadaan cuaca, keadaan lalu-lintas, skor olahraga, dan biografi.

Cortana juga menggunakan sebuah fitur spesial yang dinamakan dengan “Notebook”. Fitur ini secara otomatis akan mendapatkan data serta ketertarikan pengguna dan menyesuaikan dengan informasi pribadi lainnya. Pengguna juga dapat menyesuaikan informasi pribadi yang tidak perlu diketahui oleh Cortana.
Fitur ini dirilis dalam versi beta di Amerika Serikat pada pertengahan tahun 2014, dan akan diperluas ketersediaannya di negara-negara lainnya pada akhir 2014 atau awal 2015.


Fitur Cortana :
1.      Melakukan panggilan, mengirim pesan teks, dan tetap terkelola – Cortana bisa membantu Anda melakukan panggilan dan berkirim pesan, melihat apa jadwal Anda akhir pekan ini dan menambahkan acara, mengatur alarm, dan membuat catatan
2.      Minat – Apakah tim favorit Anda menang atau dipecundangi? Apakah penerbangan Anda terlambat? Biarkan Cortana mengetahui apa yang Anda perhatikan—dia akan menemukan artikel, pos, dan pembaruan terkait di web dan menyiapkannya untuk Anda saat Anda membutuhkannya. Terus dapatkan kabar terbaru tentang berita, hiburan, cuaca, kesehatan, dan lainnya. Minat bahkan dapat memberikan sekilas tentang hari Anda kepada Anda dan membantu Anda mempersiapkan perjalanan.
3.      Ingatkan saya – Perlu sentilan? Cortana dapat mengingatkan Anda untuk melakukan sesuatu pada saat-saat tertentu, di tempat tertentu, atau ketika Anda berbicara kepada orang tertentu.
4.      Dapatkan petunjuk arah untuk menuju ke tempat yang Anda tuju – Dia akan memberikan bantuan petunjuk arah atau bahkan memungkinkan Anda mengetahui apakah lalu lintas sedang macet parah sehingga Anda harus berangkat lebih awal untuk menghadiri janji temu berikutnya.
5.      Waktu sepi dan lingkaran dalam – Cortana akan memastikan Anda tidak mendapatkan panggilan atau pesan teks saat Anda tidak ingin diganggu (kecuali dari orang yang Anda perintahkan pada Cortana untuk tetap diizinkan).
6.      Notebook Cortana – Minat, pengingat, tempat favorit, musik yang telah Anda cari, waktu sepi, dan lingkaran dalamAnda—Notebook Cortana adalah tempatnya melacak semua hal yang Anda katakan padanya tentang Anda. Juga merupakan tempat Anda akan menemukan pengaturan dan tempat Anda dapat menonaktifkan Cortana. Saat Cortana aktif, beberapa data di Notebook-nya diselaraskan ke cloud, tempat layanan dan aplikasi yang diberdayakan Bing akan menggunakannya. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat bagian Mengelola Pengaturan Minat dan Personalisasi di Pernyataan Privasi Bing.
7.      Keluar kota – Cortana dapat memberi tahu Anda acara di dekat Anda, membantu Anda memilih restoran, atau memberi tahu apa yang akan terjadi bulan depan di Sao Paulo.
8.      Memeriksa cuaca – Periksa ramalan cuaca untuk hari ini. Atau besok. Atau minggu ini. Di Dubai.
9.      Bicara pada saya – Anda dapat mengobrol dengan Cortana tentang apa pun yang Anda pikirkan. Ajukan pertanyaan yang akan Anda tanyakan pada temanbaru, atau katakan perasaan Anda padanya—dia memiliki pendapat dan kisah untuk dibagikan. Dia bahkan akan mengeluarkan lelucon untuk Anda.

Sumber :
(Anonim. “Pengertian Sistem Cerdas”. https://kidodi.wordpress.com/2012/02/19/pengertian-sistem-cerdas/ . diakses pada tanggal 30/10/2016).
(Subiyanto. “Sistem Cerdas”. http://www.slideshare.net/qausunquzah/sistem-cerdas. Diakses pada tanggal 30/10/2016).
(effendi, ilham. “Apa itu Cortana”. https://www.it-jurnal.com/apa-itu-cortana/, diakses pada tanggal 30/10/2016).

Selasa, 25 Oktober 2016

Pertanyaan Seputar Pengantar Telematika-2


  1. Jelaskan peranan jaringan komputer yang berkaitan dengan bagian telekomunikasi pada layanan telematika!
  2. Sebutkan dan jelaskan aplikasi apa saja yang bermunculan dengan semakin luasnya jangkauan telekomunikasi dan semakin banyaknya perangkat telekomunikasi! 
  3. Berikan contoh proses yang berkaitan dengan arsitektur client-server dan arsitektur peer-to-peer pada layanan telematika!
Jawaban :
1.      Manfaat Jaringan Komputer :
a.      Penyebaran Menggunakan Kabel
Penyebaran telematika menggunakan kabel memiliki 2 teknologi yaitu teknologi pear to pear dan client server.
b.      Pear To Pear
Merupakan sebuah teknologi jaringan computer yang setiap computer dapat berkomunukasi satu sama lain baik sebagai penerima maupun peminta sebuah informasi dan perintah sebagai sarana untuk penyebaran layanan telematika. Contohnya adalah ajaringan computer LAN ( LOCAL AREA NETWORK ) . Minimal jumlah computer pada teknologi ini adalah 2 komputer.
c.       Client Server
Merupakan sebuah teknologi jaringan computer yang pada prosesnya memiliki satu buah computer sebagai server dan computer lainnya sebagai klient. Pedanya dengan jaringan pear to perar dengan client server adalah yang dapat bertugas sebagai penyedia data, pemrosesan data, dan menerima permintaan adalah server sedangkan client hanyalah sebagai peminta informasi saja. Contohnya adalah system KRS, yang informasi semua mahasiswa berada pada server sedankan yang lainnya hanya sebagai client yang meminta informasi tentang data mahasiswa.
d.      Penyebaran Menggunakan Tanpa Kabel
Teknologi WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah satu contoh perkembangan jaringan komputer nirkabel. WiMAX memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Beberapa contoh penebaran menggunakan tanpa kabel.
e.       USB Wireless Adaptor
Termasuk perangkat baru dan praktis pada teknologi WIFI. Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC. Tetapi pada perangkat USB WIFI Adapter memiliki batasan. Sebaiknya mengunakan USB port 2.0 karena kemampuan sistem WIFI mampu mencapai data rate 54Mbps. Bila anda memerlukan kepraktisan, penambahan perangkat Wireless USB adaptor adalah pilihan yang tepat, karena bentuknya yang praktis dan dapat dilepas. Tetapi perlu diingatkan bahwa dengan supply power kecil dari USB port alat juga memilki jangkauan lebih rendah, selain bentuk antenna yang ditanam didalam cover plastik akan menghambat daya pancar dan penerimaan pada jenis perangak ini.
f.        USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut. Perangkat pada gambar dibawah ini juga dapat diaktifkan sebagai Access Point melalui software driver. Kekuatan alat ini terletak pada antenna, dan memiliki jangkauan sama seperti PCI Wireless adaptor.

(D.C.P, Yudhistira. “Peranan Jaringan Komputer Dalam Penyebarluasan Layanan Telematikahttp://ydcp.blogspot.co.id/2015/11/peranan-jaringan-komputer-dalam.html. Diakses pada tanggal 25/10/2016 )

2.      Aplikasi yg bermunculan :
a.       Aplikasi Chatting : suatu feature / program dalam Internet untuk berkomunikasi langsung sesama pemakai Internet yang sedang online (yang sedang sama-sama menggunakan Internet). Komunikasi bisa berupa teks (text chat) atau suara (voice chat). Contohnya : WhatsApp, Skype, Line, WeChat, Yahoo Messenger, Facebook Messenger, Google Talk, BlackBerry Messenger, Telegram dsb.
b.      Aplikasi Games : Salah satu program yang bisa berjalan di dalam perangkat berbasis komputer adalah program game atau program permainan. Contohnya : coc, pokemon Go, candy crush, heroes charge, need for speed, most wanted, 8 pool dsb.
c.       Aplikasi E-commerce : penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. Contohnya : Lazada, BliBli, Tokopedia, Bukalapak, Shoope dsb.
d.      Aplikasi Payment Gateway : salah satu hal yang sedang booming bersamaan dengan keberadaan internet dan online stores. Salah satu yang paling terkenal di dunia adalah Paypal. Nah, kali ini saya akan sharing mengenai payglobalonedotcom. Belum lama ini saya mulai mengenal payglobalone yang menjembatani pembayaran online. Contohnya : Doku, BCA Mobile, Mandiri Mobile, BTN Mobile, BRI Mobile dsb.
e.       Aplikasi Reservasi Online : Baik pemesanan tiket kereta api, hotel, pesawat, bioskop, pemesanan taxi online, ojek online, makanan online dan sebagainya. Contohnya : Go-Jek, Uber, Grab Bike, Padiciti, Traveloka, Tiket.com, Agoda dsb.
f.        Aplikasi Social Network : sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Contohnya : Facebook, Google Plus, Twitter, Path, Instagram dsb.

3.      Arsitektur :
a.       Client Server : Merupakan sebuah teknologi jaringan computer yang pada prosesnya memiliki satu buah computer sebagai server dan computer lainnya sebagai klient. Pedanya dengan jaringan pear to perar dengan client server adalah yang dapat bertugas sebagai penyedia data, pemrosesan data, dan menerima permintaan adalah server sedangkan client hanyalah sebagai peminta informasi saja.

b.      Peer to peer : Merupakan sebuah teknologi jaringan computer yang setiap computer dapat berkomunukasi satu sama lain baik sebagai penerima maupun peminta sebuah informasi dan perintah sebagai sarana untuk penyebaran layanan telematika.

Selasa, 27 September 2016

Pertanyaan seputar Pengantar Telematika ke-1



     1.  Jelaskan peranan Telematika dalam penyampaian informasi dalam kehidupan sehari-hari! Berikan contohnya dalam bidang pendidikan!
     2.  Sebutkan dan jelaskan komponen-komponen apa saja yang menunjang layanan telematika!
     3.  Sebutkan hal-hal apa saja yang didapat dari perkembangan layanan telematika, jelaskan!
     4. Bagaimana menghindari dampak negatif dari perkembangan telematika? Jelaskan!           
Jawaban :
    1. Peranan Telematika untuk saat ini telah mengubah cara hidup seseorang dan telah mengubah cara berfikir semua orang terutama di Indonesia. Internet adalah sarana paling utama dan paling banyak digunakan dalam penyampaian informasi saat ini, selanjutnya diikuti oleh TV, Radio dan Surat Kabar. Informasi mudah menyebar dengan cepat melalui sarana internet terutama pengguna handphone dan komputer dengan akses internet, Social Media juga ikut berpengaruh besar dalam penyebaran informasi.
Contoh dalam bidang pendidikan : Dengan adanya Internet di bidang pendidikan , semua pelajar/mahasiswa jadi bisa melihat dunia tanpa berkeliling, mencari bahan pendidikan sangat mudah tinggal ketik dan click di mesin pencarian.

    2. Lingkup pengkajian Hukum Telematika dapat terbagi dua komponen.  Komponen yang pertama berkaitan dengan komponen yang terkait dengan sistem, misalnya perangkat keras, perangkat lunak, prosedur, manusia dan informasi.  Komponen yang kedua adalah berkaitan dengan fungsi-fungsi telekomunikasi, misalnya input, proses, output, penyimpanan, komunikasi.  Kedua komponen tersebut dikenal dalam 4 komponen yaitu:
a.       Konten, yaitu substansi dari data yang dapat merupakan output/input dari penyelenggaraan sistem informasi yang disampaikan kepada publik.
b.      Computing, yaitu suatu sistem pengolah informasi yang berbasiskan sistem komputer yang merupakan computer network yang efisien, efektif dan legal.
c.       Komunikasi, yaitu keberadaan sistem komunikasi dari sistem interconnection, global interpersonal, computer network.
d.      Perkumpulan, yaitu masyarakat sebagai pelaku intelektual.
( Edi, Edi.”Pengantar Telematika”. https://www.academia.edu/11859017/ppt_pengantar_telematika . Diakses pada tanggal 27/09/2016 )
 
     3. Hal – hal yang didapat dari perkembangan Telematika :
a.       Menciptakan Basis bagi klien Atau Pelanggan
Untuk mendapatkan klien atau pelanggan baru dan menciptakan basis klien tidak selalu dapat diperoleh dengan mudah. Perjuangan untuk memperoleh pelanggan harus melalui berbagai usaha termasuk menganalisa pasar secara hati-hati & pemasaran produk dan mempunyai uji coba basis pelanggan! Internet merupakan salah satu alternatif wadah yang tepat untuk dijadikan sebagai tempat untuk basis pertemuan jutaan orang di seluruh dunia. Dengan demikian untuk mendapatkan pelanggan baru lebih mudah dengan adanya kelompok yang besar di Internet tersebut.
b.      Rekruitmen Tenaga kerja dan Penyedian Lowongan Kerja
Sekarang ini rekruitmen tenaga kerja melalui Internet semakin digemari oleh perusahaan-perusahaan. Di Internet terdapat banyak sekali daftar lowongan kerja dan bahkan juga pelamar pun sering pula mempromosikan dirinya melalui Internet. Sehingga dengan begitu antara yang membutuhkan tenaga kerja dan pencari pekerjaan dapat saling bertemu di Internet.
c.       Nasehat dan Bantuan Pakar di bidangnya
Tidak sedikit pakar yang ada di internet yang mempublikasikan karya-karya mereka untuk diketahui mereka untuk diketahui secara umum dan mudah diakses.
d.      Analisa Produk dan Pasar
Internet dapat dijadikan tempat yang baik untuk melakukan riset pemasaran karena produsen atau perusahaan dapat langsung berhadapan dengan pelanggan.
e.       Akses Informasi dan Penyebaran Informasi
Mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas melebihi media lainnya. Dalam hal akses informasi, melalui internet pun jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan fax atau pos.
( Edi, Edi.”Pengantar Telematika”. https://www.academia.edu/11859017/ppt_pengantar_telematika . Diakses pada tanggal 27/09/2016 )

      4. Cara menghindari dampak negatif dari telematika :
a.       Information Anxiety
Terlalu banyak informasi sehingga tidak bisa memilih mana informasi yang benar / salah, penting / tidak, karena semakin banyaknya informasi yang ada sekarang, tidak semua informasi yang diberikan benar adanya. khususnya yang menggunakan media internet. Contohnya, seseorang akan menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengakses internet yang tidak memberika manfaat atau bermain game online atau menonton televisi yang menampilkan acara-acara yang tidak mendidik. Kebiasaan itu akan menjadi candu bagi mereka sehingga mereka akan selalu melakukannya.
b.       Dehumanization
Hilangnya / turunnya penghargaan atas nilai individu, yang digantikan dengan angka identitas. Kebiasaan individu dan atau peserta didik yang berhubungan melalui dunia maya (chatting)dapat membuat individu tersebut kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang berada didunia nyata yang menyebabkan mereka menjadi bersifat egois. selain itu ketika berhubungan dengan dunia maya juga akan menyebabkan kaburnya citra manusia, hal ini terjadi karena dalam sistem penggunaan internet tidak menampakan wujud pelaku.
c.       Health Issues
Stress yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis TIK, ketergantungan akan teknologi informasi dan komunikasi, pengaruh radiasi gelombang elektromagnetis, pengaruh radiasi layar monitor, masalah persendian akibat kelelahan akibat kesalahan penggunaan keyboard dan mouse, masalah ergonomis, dsb.
d.       Lost Of Privacy
Identitas digital membuat keberadaan kita selalu terdeteksi. Selain itu pemantauan kamera CCTV (Closed-circuit Television) secara terus menerus yang berada / terpasang di beberapa tempat tertentu akan mengganggu privasi dalam kesaharian kita. Dampak penggunaan jaringan komputer atau internet sangat besar dirasakan oleh masyarakat atau peserta didik. Diantaranya kecemasan pengguna terhadap data-data penting atau rahasia yang terdapat dalam komputer. Cukup amankah dari gangguan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, misalnya mencuri, copy-paste atau plagiat dan penghapusan data. Selain itu, berkurangnya privasi seseorang oleh hacker dan cracker yang dengan mudah dapat mencuri data penting dan rahasia atau menyadap data tanpa izin.
e.       Cookies
Makin banyak informasi yang ditampilkan diinternet yang tanpa kita sadari membuka peluang penyalahgunaan oleh pihak – pihak tidak berwenang , contoh : account yang kita miliki di situs jejaring social seperti facebook, friendster, twitter, dll .
f.        Possible Massive Unemployment & Digital Gap
Makin nyata adanya kesenjangan antara kelompok yang menguasai TIK dengan kelompok yang tidak menguasai TIK, baik dalam keseharian maupun di dalam pekerjaan. Implementasi TIK secara besar – besaran, waktu – waktu dapat membawa dampak peningkatan jumlah pengurangan tenaga kerja, baik melalui PHK ataupun menyempitnya peluang tenaga kerja bagi karyawan yang tidak menguasai TIK.
g.       Impact Of Globalization On Culture
Makin menghilangnya / menipisnya nilai – nilai budaya lokal akibat pengaruh globalisasi. Karena semakin cepat dan mudahnya penyebaran informasi dari dunia luar melalui internet. Terlanggarnya norma-norma asusila karena munculnya situs-situs pornografi yang bebas diakses oleh masyarakat. Hal itu akan menghambat perkembangan pendidikan dalam TIK. sebab tidak dapat kita pungkiri anggapan yang menyatakan bahwa internet identik dengan pornografi memeng tidak salah. Dengan penyampaian informasi melalui internet pornografipun merajalela. Untuk mengatasi hal ini, para produsen “browser” melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat diakses.