Di era perdagangan pasar modal yang semakin kompetitif, menuntut perusahaan untuk melakukan pembenahan secara intensif, khususnya terhadap laporan keuangan perusahaan. Karena hampir sepenuhnya kekuatan dasar fundamental perusahaan tertumpu pada faktor keuangan. Bahkan laporan keuangan perusahaan akan berdampak terhadap saham yang beredar dan yang diperjual belikan setiap harinya (listed share) di dalam perdagangan pasar modal. Hal tersebut juga akan menuntut para investor akan lebih berhati – hati dalam melakukan investasi saham terhadap perusahaan. Dengan menggunakan analisa du pont system, kesehatan keuangan perusahaan dapat ditentukan dengan bertumpu pada nilai ROE (Return on Equity) yang dihasilkan. Du pont system merupakan suatu cara yang paling efektif dan banyak digunakan dikalangan industri guna mengukur kesehatan keuangan perusahaan.
Sedangkan sistem yang nantinya akan dibangun diharapkan memberikan suatu rekomendasi keputusan atau Decision Support System (DSS) dengan menggunakan metode fuzzy logic. Metode fuzzy logic dapat atau mampu menangani sebuah bentuk data yang berupa ambigous dengan menghasilkan sebuah output keputusan.
Tujuan dari penelitian serta implementasi sistem ini nantinya adalah memberikan kemudahan kepada perusahaan untuk mengendalikan laporan keuangannya serta sebagai salah satu alat tolak ukur terhadap investor yang nantinya ingin berinvestasi saham.
Untuk dapat mengimplementasikan sistem ini nantinya, maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut:
- Studi Literatur Mempelajari buku-buku dan media internet tentang du pont system dan metode fuzzy logic untuk membantu menyelesaikan sistem.
- Perancangan Melakukan perancangan aplikasi dan konfigurasi serta integrasi antara data dengan sistem.
- Uji Coba Dilakukan uji coba untuk menguji apakah sistem integrasi ini benar-benar berjalan sesuai yang diharapkan
- Evaluasi Dari hasil rangkaian uji coba dan penggunaannya maka akan dievaluasi untuk pengembangan selanjutnya.
4. Hasil dan Pembahasan
Sudah dijelaskan dari awal bahwa laporan keuangan perusahaan yang menggunakan du pont system dengan bertumpu pada nilai ROE ini memiliki nilai ketidakpastian, sehingga nilai dari perhitungan ini nantinya akan digolongkan kepada variabel input dan diolah kedalam kategori input fuzzy. Karena kenaikan nilai ROE pada setiap tahunnya belum tentu akan membawa dampak yang positif, mengingat terdapat pengklasifikasian nilai ROE dalam mengukur kesehatan suatu perusahaan. Dimulai dari mendapatkan kategori dari laporan keuangan, adapun laporan keuangan perusahaan yang digunakan adalah laporan keuangan yang diterbitkan perusahaan selama 1 tahun sekali sebagai investor update. Adapaun laporan keuangan yang digunakan di dalam penelitian ini nantinya adalah menggunakan data dengan periode 2005 – 2007 yang diterbitkan setiap tanggal 31 Desember atau akhir tahun oleh perusahaan pemegang saha, dimana dari laporan keuangan pada tahun 2005 akan digunakan menganalisis harga saham pada tahun 2006, sedangkan laporan keuangan 2006 akan digunakan menganalisis harga saham pada tahun 2007 dan seterusnya. Berikut adalah laporan keuangan periode 2005 – 2007 dari masing – masing perusahaan yang nantinya akan kami gunakan sebagai bahan analisis.
Adapaun dari data nilai ROE masing – masing perusahaan tersebut di tahun atau periode yang berbeda nantinya akan dikelompokkan ke dalam kategori kurang sehat, cukup sehat dan sehat. Adapaun perusahaan dikategorikan kurang sehat apabila nilai ROEnya kurang dari 11 (sebelas), kategori cukup sehat nilai ROE berkisar antara 11 (sebelas) sampai 16 (enambelas), sedangkan kategori sehat nilai ROE berkisar antara 16 (enambelas) sampai 30 (tiga puluh) (Eugene Lieb & Joanne K. Gillease: 2006). Dengan mengacu kepada data laporan keuangan diatas yang bertumpu pada nilai ROE, dimana dari data tersebut yang nantinya akan kami lakukan proses fuzzifikasi ternyata terdapat beberapa perusahaan yang nilai ROEnya mencapai diatas 30 (tiga puluh) bahkan hampir mencapai 60 (dua kali lipatnya). Jadi hal tersebut mempengaruhi atau menambah kategori pengklasifikasian nilai ROE baru yaitu masuk ke dalam kategori sangat sehat. Proses pengelompokan nilai ROE tersebut ke dalam kategori berdasarkan nilai fire strength yang didapat dari hasil proses fuzzifikasi. Jadi setelah data kami dapatkan dan nilai range dari masingmasing kategori nilai ROE sudah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah dengan membentuk membership function dari nilai ROE yang mengacu kepada data diatas. Adapun fungsi keanggotan atau membership function tersebut dapat digambarkan dengan kurva bahu sebagai berikut.
http://ejournal.narotama.ac.id/files/1%20-%20Paper%20zakki%20-%20Analisis%20Laporan%20Keuangan%20Perusahaan%20Sebagai%20Dasar%20Pengambilan%20Keputusan%20Investasi%20Saham%20Berbasis%20Du%20Pont%20System%20dan%20Fyzzy%20Logic.pdf
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM BERBASIS DU PONT SYSTEM & FUZZY LOGIC
Achmad Zakki Falani
Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Sistem Komputer, Universitas Narotama Surabaya zakki_falani@yahoo.com, achmad.zakki@narotama.ac.id
Achmad Zakki Falani
Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Sistem Komputer, Universitas Narotama Surabaya zakki_falani@yahoo.com, achmad.zakki@narotama.ac.id
http://ejournal.narotama.ac.id/files/1%20-%20Paper%20zakki%20-%20Analisis%20Laporan%20Keuangan%20Perusahaan%20Sebagai%20Dasar%20Pengambilan%20Keputusan%20Investasi%20Saham%20Berbasis%20Du%20Pont%20System%20dan%20Fyzzy%20Logic.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar