Senin, 25 April 2016

Perang Tiga Kerajaan - Fiksi

Cerita lengkap dapat diakses di : http://cerpenmu.com/cerpen-fantasi-fiksi/perang-tiga-kerajaan.html

Nilai Aspek (+)
Raja yang Bijaksana adalah Raja yang selalu menolong daerah-daerah dan rakyat kecil untuk menjadi sejahtera.

Nilai Aspek(-)
Harta dan Tahta membuat sebuah Raja menjadi terpesona dan menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkannya walaupun nyawa taruhannya.

Kesimpulan
3 Kerajaan tersebut dari dulu memang selalu berperang satu sama lain dan kerajaan tersebut sama kuatnya hingga akhirnya tidak ada satupun yang kalah dan tidak ada yang menang selalu seimbang. Hingga akhirnya masing-masing raja tersebut mempunyai anak yaitu Nasar, Rukti dan Ansar. Nasar mempunyai karakter suka harta dan selalu menjajah daerah-daerah yang mempunyai kekayaan walaupun nyawa banyak yang melayang. Rukti memperdulikan bala tentara dan kerajaan yang kuat sedangkan Ansar orang yang selalu menolong, bijaksana terhadap daerah kecil dan rakyat kecil. Hingga suatu saat Ansar marah terhadap sikap Nasar yang selalu menjajah rakyat kecil. Hingga suatu hari Nasar minta bantuan terhadap Rukti untuk minta bala tentara melawan Ansar yang ingin menjajah suatu daerah. mendengar itu Nasar meminta seorang penyihir untuk membuat pasukan dengan roh jahat, sebelum perang dimulai ternyata Rukti dan Ansar mencari kelemahan dari pasukan roh itu yaitu memakai Air. kemudian perang besarpun terjadi, pasukan Nasar banyak yang gugur hingga akhirnya nasar mundur ke gunung kemudian Rukti dan Ansar mencari Nasar untuk menyerahkan diri, tapi ternyata Nasar dan Rukti bertemu kemudian bertarung dan Rukti gugur kemudian Nasar mencari Ansar untuk bertarung dan Ansar memenangkan pertarungan itu dengan Nasar jatuh ke jurang. Kemudian Nasar balik ke kerajaan yang sudah dikuasai oleh Ansar dan dia menemukan pedang sakti mandraguna dan dengan bantuan penyihir Nasar menjadi kuat tak terkalahkan dan kerajaan Ansarpun telah musnah oleh Nasar. Singkat cerita anak dari Nasar yaitu Naktus yang melengserkan kerjaan ayahnya hingga Naktus menjadi Raja tingkah lakunya 360 derajat dari ayahnya yaitu menjadi Raja yang bijaksana dan hidup sejahtera dan damai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar